Ada tugas nih dari Mr.Bro. Buat cerpen dari video di bawah ini
Versi tulis:
Siapun telah tiba, di
suatu pulau terdapat 3 laki-laki yang sedang terdampar di sana. Pakaian mereka
terlihat acak-acakan layaknya sekelompok orang yang telah lama tersesat.
Laki-laki pertama memakai kemeja yang khas dengan kacamata beningnya. Lelaki
kedua memakai kaos hitam sedangkan lelaki ketiga sangat unik dengan rambut
panjangnya alias gondrong. Ini menunjukkan bahwa mereka sekelompok orang yang
tersesat di sebuah pulau. Nampaknya, sekarang mereka sedang menunggu pertolongan yang sekiranya datang dari
udara. Mereka telah menyempatkan diri menuliskan kata “TULUNG” dengan berukuran
besar agar dapat di lihat dari atas langit, jika sewaktu-waktu ada seseorang
yang tak sengaja lewat diatasnya..
Di bawah terik sinar
matahari, mereka sedang bersantai dan terus menunggu datangnya pertolongan.
Tiba-tiba ombak datang membasahi dan menghanyutkan sebuah kendi ke arah mereka.
Laki-laki berkacamata itu memegang dan membukanya. Lalu, muncul seorang Jin laki-laki dari dalam kendi dan membuat
laki-laki ini takut.
Namun, tiba-tiba Jin
itu berkata,”Saya beri..3 permintaan.” Ucapnya. Sontak ketiga laki-laki itu
kaget. Spontan laki-laki berkacamata menjawab,”Aku mau pulang!” katanya.
Kling! Jin itu
mengabulkan permintaan lelaki berkacamata tadi. Sontak rekannya menginginkan
hal yang sama,”Aku juga!”desaknya.
Kling! Akhirnya mereka
berduapun hilang. Permintaan itu tinggal satu. Sekarang, giliran laki-laki
ketiga. Dengan wajahnya yang bingung , iya langsung berkata,”Sepi
rek...”sahutnya.
Dengan pikiran singkat yang melintas di otaknya, laki-laki
ini berkata,”Aku mau mereka balik!”serunya.
Dengan wajah lucu tanpa
rasa bersalahnya, lelaki gondrong itu tersenyum melihat rekan-rekannya telah kembali.
Rekan-rekannya bingung dan telah membawa sebuah guling dan galon di tangannya.
Itu bertanda rekannya sedang menikmati keadaan mereka yang telah kembali.
Namun, sayangnya tidak. Rekan-rekannya merasa sangat kesal, terhadap laki-laki
gondrong tadi..
Kedua rekannya meminta
kepada Jin laki-laki tadi untuk mengembalikan mereka ke rumah masing-masing.
Namun Jin berkata, “Permintaan yang aku berikan hanya 3, tidak lebih tidak
kurang.” Ujarnya. Lalu Jin itu menghilang dan rekan-rekannya memarahi lelaki
gondrong tersebut.
*********
Siang terus berlalu. Ketiga
laki-laki itu berpencar, untuk mencari barang apa yang masih bisa di gunakan jika
hari mulai gelap. Mereka menemukan beberapa kayu dan ranting-ranting kecil.
Ternyata, di pusat pulau terdapat hutan yang cukup lebat. Mereka bersama-sama
masuk ke dalam hutan .. Di dalam hutan terdapat berbagai macam-macam tumbuhan
dan hewan. Lelaki gondrong tadi melihat ada sebuah pohon kelapa yang cukup
besar dan memiliki buah yang cukup banyak untuk persediaan makan mereka beberapa
hari. Niatnya memanjatnya pohon gagal, seiring berat badannya yang terus
bertambah.
Lelaki yang memakai
kaos hitam tadi memanjat dan memotong beberapa buah kelapa dengan pisau yang ia
bawa di dalam saku celananya. Lelaki itu
menjatuhkan 6 buah kelapa muda. 1 orang mendapatkan 2 buah kelapa.
******
Malam telah tiba, dengan
alas yang sangat tipis dengan api unggun yang menyala, mereka benyanyi bersama.
Saling tertawa satu sama lain dan bercerita tentang impian mereka jika berhasil
meninggalkan pulau ini..
Lelaki berkacamata
bening itu berkata,”Rencana, pulang aku akan menemui orang tuaku di kampung, aku
akan mengajak mereka ke rumahku yang mewah. Memberikan mereka kebahagian
seperti yang aku punya sekarang.” Ujarnya.
Sedangkan Lelaki ber-kaos
hitam tadi ikut berkata, “kalau aku ingin membuat usaha kelapa murni asli, dan
pasti akan laris manis di pasaran.” Kata lelaki berkacamata itu.
Kedua temannya pun
tertawa-terbahak bahak dengan ucapan
rekannya tadi. Namun, lelaki gondrong terdiam dan memikirkan beberapa
hal. Ia memikirkan calon istrinya yang menunggunya..Rencananya, ia akan menikah
3 bulan lagi. Pihak keluarga setuju dengan wanita yang di pilihnya. Tapi dia
takut, tidak bisa datang menghadiri perkenalan ke orang tua dari calon
istrinya. Lelaki gondrong ini mulai kebingungan. Ia berteriak dan meminta
segera pulang.Namun apa daya.
****
Api yang menyala akan mati dengan sendirinya.
Lelaki gondrong ini masih memikirkan calon istrinya yang cantik dan sangat ia
rindukan. Hingga larut malam lelaki ini belum tertidur.
Akhirnya ia putuskan
untuk berjalan-jalan sekitar pantai tanpa sepengatahuan rekannya. Jika rekan-rekannya
mengetahui itu, mungkin saja iya telah habis di marahi teman sebayanya.
Malam yang sangat
sunyi. Membuat lelaki gondrong ini nekat. Ia sangat penasaran ada apa di dalam
hutan yang lebat ini. Ia bertanya-tanya dan memutuskan untuk masuk kedalamnya.
Sebelumnya lelaki ini telah membawa obor yang ada di tangannya.
Saat masuk hutan,
lelaki gondrong ini mendengar seorang yang memanggilnya dengan suara bisikan
yang terdengar kecil. Lelaki ini mencari dan terus mencari untuk mengetahui
suara apa yang ia dengar. Ia merasakan ada seseorang yang mengikutinya. Tapi ia
tidak tahu pasti. Dan dia menganggapnya hanya pikirannya yang mengada-ada.
Lelaki ini semakin
masuk kedalam hutan, sampai ia menemukan sebuah rumah yang sangat menyeramkan.
Rumah itu gelap dan tidak ada penerangan satupun yang bisa membuat rumah ini
bisa dilihat. Lelaki ini mengira bahwa rumah ini kosong dan tidak ada yang
berani tinggal di dalamnya.
Pencarian suara
misteriuspun terus berlanjut. Lelaki gondrong ini mulai kelelehan. Kesal dan
capek mengelilingi rasa yang ada di otaknya sekarang. Ia berfikiran bahwa ia
harus ber-istirahat sebentar. Namun terlambat, lelaki itu telah terjatuh...dan...gelap.
*******
Pagi hari pun telah
tiba, rekan-rekannya bangun dengan sendirinya. Saat sadar, rekan-rekannya sibuk
memanggil lelaki gondrong itu. Berteriak, sekeras-kerasnya untuk mencari
temannya yang hilang. Mereka terus mencari dan mencari.Rekan-rekannya
berfikiran bahwa laki-laki gondrong itu sedang mengerjainya.
Siangpun telah tiba..panas
terik matahari yang muncul membuat rekan-rekannya semakin khawatir dengan
keadan lelaki gondorng tersebut.
Lelaki berkaos hitam
berkata,”apa iya temen kita di culik?” tanyanya. Lelaki berkacamata menjawab,” bisa
saja, ayo kita cari ke dalam hutan. Yuk!!” ajak lelaki berkacamata.
Setelah sampai di pusat
hutan rekan-rekannya menemukan rumah mewah yang berdiri megah di tengah hutan.
Mereka heran,”Ada juga
ya rumah sebesar dan semewah ini di pulau kecil seperti ini..”batinnya.
Lelaki berkaos hitam
itu berkata,”Yuk, kita lihat di dalamnya.” Rekannya menjawab,” Yuk
mariiiii...”jawabnya.
******
Siang terus berlanjut,
lelaki gondrong terbangun dari pingsannya. Pingsan? Atau ngantuk tengah jalan
ya? Lelaki ini bingung melihat dirinya yang tertidur di alasan rumput-rumput
liar. Hendaknya berdiri dan menggaruk badanya.
Lelaki ini
berkata,”Untung saja.. Untung tidak di makan hewan buas.”batinnya.
*****
Perjalanan menusuri rumah mewah ini tampak
menegangkan. Bangunan tua yang telah rapuh tampak membuat dua lelaki ini
khawatir. Bagaimana jika rumah ini roboh dan mereka mati di dalamnya? Haha.
Tidak mungkin.
Rumah besar ini tampak anggun, kesan klasik sangat
menonjol di dalamnya. Terdapat beberapa kursi, meja, lemari, dan foto-foto yang
menimbulkan kesan unik. Dua lelaki ini terkagum-kagum melihat keindahan seisi
ruangan.
******
Lelaki gondrong ini bingung, dimana iya berada. Iya
berlari dan terus berlari dengan kencangnya. Takut jika rekan-rekannya khawatir
dengan keadannya.
Saat iya berada di
perjalanan pulang ia mendengar sosok laki-laki yang sangat mirip dengan
Alm.ayahnya. Laki-laki ini kaget dan berusaha meyakinkan siapa laki-laki tadi
yang mirip sekali dengan Alm.ayahnya.
Lelaki gondrong ini,
mencari tahu siapa lelaki tadi. Ia masuk ke dalam hutan, dan akhirnya menemukan
sosok laki-laki tua yang mirip sekali dengan Alm. Ayahnya.
Orang tua itu berkata,
“cepatlah pergi, dan tunggu di tepi pantai,buat kedua orang tuamu bangga dengan
prestasimu. Jangan membuat mereka khawatir. Esok kan ada seseorang yang
menjemputmu dari langit.”Bisiknya.
Lelaki gondrong tadi
bingung, bagaimana bisa lelaki tua ini sangat mirip dengan suaranya Alm.
Ayahnya. Tiba-tiba muncul suara keributan dari arah berlawanan. Spontan lelaki
gondrong ini menoleh ke belakang, dan.........
******
Setelah lama melihat seisi
rumah, mereka berdua ingin melihat kamar yang berada di dalam rumah mewah itu.
Mereka membukanya dan, melihat ada seseorang yang tidur di dalam selimut. Saat
di buka, di dalamnya terdapat tengkorak yang masih bernafas di balik selimut
itu. Sontak mereka berdua kaget dan langsung ke luar dari rumah mewah itu.
Mereka berlari, dan
terus berlari. Sampai-sampai mereka menemukan seorang lelaki gondrong yang
mereka fikir bisa membantu mereka semua keluar dari hutan ini. Saat lelaki
gondrong itu menoleh kebelakang. Teman-temannya kaget, dan gembira karena teman
gonrongnya telah kembali..
******
Lelaki gondrong ini,
melihat dua orang yang berlari dengan kencang menuju arahnya. Semakin dekat
dan.....ia sepertinya mengenali wajah-wajah itu. Tak di sangka, itu adalah
teman-teman mereka yang sama-sama terjebak di pulau kecil ini.
Setelah mereka
berpelukan satu sama lain namun, tiba-tiba mereka semua mendengar suara
helikopter yang lewat di atasnya. Spontan mereka berteriak dan lari ke arah
pantai.
Setelah sampai di
pantai. Helikopter itu turun, dan membawa mereka semua masuk ke dalamnya.
Mereka sangat bersyukur sekali bisa kembali pulang ke rumah. Namun teman
gondrong tadi masih penasaran, siapa sih lelaki tua yang mirip dengan Alm. Ayah
tercintanya?
********
Tamat